Makassar, 18 November 2024 – Dalam rangka memperingati World Antimicrobial Resistance (AMR) Awareness Week 2024, Perhimpunan Dokter Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) Cabang Makassar mengadakan kegiatan edukasi dan pelatihan bertajuk “ Pelatihan Teknik Pengambilan Spesimen Screening MRSA dan Deteksi MRSA ” di Puskesmas Tamalanrea, Makassar. Acara ini ditujukan kepada tenaga kesehatan guna meningkatkan kapasitas mereka dalam mencegah dan mengendalikan resistensi antimikroba.
Dr. dr. Nadyah, M.Kes., Sp.MK, seorang ahli mikrobiologi klinik, menjadi narasumber utama dalam sesi pelatihan. Beliau menjelaskan langkah-langkah teknis dalam pengambilan spesimen untuk screening MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus) serta metode deteksi laboratorium yang tepat. Dalam paparannya, Dr. Nadyah menekankan pentingnya skrining MRSA di fasilitas pelayanan kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran infeksi di lingkungan tenaga kesehatan.
Selain pelatihan, acara ini juga menghadirkan sesi penyuluhan kesehatan mengenai penggunaan antibiotik secara bijak yang disampaikan oleh dr. Andi Nilawati, Sp.MK. Dalam penyuluhannya, beliau mengingatkan bahwa penggunaan antibiotik yang tidak rasional, seperti pemberian tanpa indikasi yang jelas, dapat memperburuk masalah resistensi antimikroba. “Kita semua, baik tenaga kesehatan maupun masyarakat, harus menjadi bagian dari solusi dalam memerangi resistensi ini dengan cara menggunakan antibiotik secara bijak,” ujar dr. Nilawati.
Acara ini mendapat sambutan hangat dari peserta yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya di Puskesmas Tamalanrea. Para peserta mengapresiasi materi yang diberikan karena relevan dengan tantangan yang mereka hadapi sehari-hari di fasilitas kesehatan.
Melalui kegiatan ini, PAMKI Makassar menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menyebarkan kesadaran tentang pentingnya pengendalian resistensi antimikroba. Hal ini selaras dengan tema global World AMR Awareness Week 2024: “Educate, Advocate, Act Now”.



Comments are closed