Pekanbaru – Program Studi Mikrobiologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas), menunjukkan kontribusi aktif dalam dunia akademik dan profesi melalui partisipasinya di Pertemuan Ilmiah Tahunan PAMKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia) 2024. Acara yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 September 2024 di Pangeran Hotel, Pekanbaru, Provinsi Riau, ini dihadiri oleh lima dosen FK Unhas, yaitu Prof. dr. Mochammad Hatta, Ph.D., Sp.MK(K), dr. Baedah Madjid, Sp.MK(K), dr. Andi Rofian Sultan, DMM., M.Sc., Ph.D., Sp.MK, dr. Lisa Tenriesa, M.Med.Sc., Sp.MK, serta dr. Rizalinda Sjahril, M.Sc., Ph.D., Sp.MK(K). Selain itu, acara ini juga diikuti oleh residen dari Program Studi Mikrobiologi Klinik FK Unhas.
Pertemuan ini mengangkat tema “Enhancing Integrated Infectious Disease Management through the Emphasis on Accurate Laboratory Diagnosis and Sustained Surveillance”, yang menyoroti pentingnya diagnosis laboratorium yang akurat dan surveilans berkelanjutan dalam mengelola penyakit infeksi. Acara ini mempertemukan para ahli Mikrobiologi Klinik dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengetahuan, memperbarui metode penanganan penyakit infeksi, dan memperkuat kolaborasi antar institusi.
Selama pertemuan berlangsung, para dosen dan residen FK Unhas mengikuti berbagai sesi seminar dan diskusi panel yang membahas inovasi dan tantangan terbaru dalam diagnosis penyakit infeksi. Selain itu, pada Melayu Cultural Night yang menjadi bagian dari acara ini, residen Program Studi Mikrobiologi Klinik FK Unhas turut menampilkan tarian kreasi Toraja, sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia. Penampilan ini mendapat sambutan hangat dan menjadi salah satu daya tarik utama dalam perayaan budaya tersebut.
Prof. dr. Mochammad Hatta, Ph.D., Sp.MK(K) selaku Ketua Program Studi Mikrobiologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin mengungkapkan bahwa partisipasi Prodi Mikrobiologi Klinik FK Unhas dalam pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan di bidang Mikrobiologi Klinik. “Dengan menghadiri pertemuan ilmiah ini, kami berharap dapat membawa ilmu terbaru serta praktik terbaik yang dapat diimplementasikan di Unhas, baik dalam pengajaran maupun pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Selain mendapatkan wawasan baru, pertemuan ini juga menjadi ajang penting untuk memperluas jaringan kerja dan kolaborasi antara para dokter spesialis Mikrobiologi Klinik di berbagai daerah. Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pengelolaan penyakit infeksi yang lebih baik dan berbasis bukti ilmiah.
Pertemuan Ilmiah Tahunan PAMKI 2024 ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi dan bidang keahlian untuk mencapai manajemen penyakit infeksi yang lebih baik di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Prodi Mikrobiologi Klinik FK Unhas sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka di bidang ini.


Comments are closed