Makassar, 23 Desember 2024 – Program Studi Mikrobiologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) dan Ujian Kenaikan Tingkat yang diadakan secara tatap muka pada Senin, 23 Desember 2024. Pelaksanaan ujian ini berlangsung dengan lancar di bawah pengawasan langsung para dosen dari Departemen Mikrobiologi Klinik.
Ujian ini bertujuan untuk mengukur capaian kompetensi mahasiswa selama masa studi dan memastikan kesiapan mereka untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya. Proses ujian dirancang dengan standar evaluasi yang ketat sesuai pedoman kurikulum pendidikan mikrobiologi klinik yang berlaku.
Dalam pengawasannya, tim dosen memastikan pelaksanaan ujian berjalan dengan tertib dan adil. Mereka juga memastikan bahwa seluruh prosedur ujian, termasuk tata tertib dan integritas akademik, dipatuhi secara ketat oleh peserta.
Ketua Program Studi Mikrobiologi Klinik diwakili oleh, Prof. dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK (K), menyampaikan bahwa ujian ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang bertujuan menciptakan tenaga spesialis mikrobiologi klinik yang profesional dan berintegritas tinggi. “Kami berharap hasil dari ujian ini mencerminkan kompetensi akademik dan klinis yang optimal, sehingga mahasiswa dapat terus melanjutkan pendidikan mereka dengan semangat dan motivasi tinggi,” ujarnya.
Para mahasiswa yang mengikuti ujian akhir dan ujian kenaikan tingkat ini telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh melalui serangkaian kegiatan akademik yang intensif. Pelaksanaan ujian yang diawasi langsung oleh dosen diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengujian dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta.
Dengan berakhirnya ujian ini, mahasiswa yang memenuhi kriteria kelulusan ak
an melanjutkan ke tingkat pendidikan berikutnya sesuai jadwal akademik yang telah ditentukan. Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membina profesionalisme di bidang mikrobiologi klinik guna mendukung kemajuan dunia kesehatan.

Comments are closed